2.1.a.10.2. Jurnal Refleksi - Minggu 10
2.1.a.10.2. Jurnal Refleksi - Minggu 10
Jurnal Refleksi Minggu Ke-10
Kegiatan pembelajaran minggu ini diawali dengan ruang kolaborasi, yaitu presentasi hasil kerja kelompok. Dalam kegiatan ini, saya bisa berinteraksi dengan rekan CGP lain, berbagi mengenai RPP berdiferensiasi yang telah disusun, dan saling memberi penguatan. Kegiatan pembelajaran dilanjutkan dengan refleksi terbimbing, yaitu menuliskan hal-hal yang dirasa sulit dan dukungan yang dibutuhkan jika harus menerapkan hal sulit tersebut. Pembelajaran selanjutnya adalah demonstrasi kontekstual, yaitu menyusun RPP berdiferensiasi sesuai mata pelajaran yang diajar. Ini adalah penerapan dari konsep-konsep yang telah dipelajari sebelumnya, yaitu diagnosis kemampuan, minat, dan profil belajar siswa, serta tiga strategi diferensiasi. Secara umum, pembelajaran minggu ini memberikan saya pemahaman dan pengalaman dalam menyusun RPP untuk memfasilitasi keragaman siswa. Dalam menyusun RPP berdiferensiasi, awalnya saya mengalami kendala dalam menetapkan strategi yang digunakan. Dengan masukan rekan CGP dan bimbingan dari fasilitator, saya bisa menyelesaikan satu RPP berdiferensiasi yang akan saya terapkan dalam pembelajaran.
Selama pembelajaran berlangsung, saya merasa bersemangat dan antusias mengikuti setiap sesi. Perasaan semangat muncul karena saya ingin tahu lebih jauh tentang pembelajaran berdiferensiasi. Hal ini membuat saya antusias mengikuti pembelajaran pada tiap sesi. Saya tertarik untuk menganalisis kebutuhan belajar siswa, menetapkan strategi diferensiasi, dan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di kelas. Saya merasa bersyukur karena telah sampai pada pembelajaran ini.
Pembelajaran berdiferensiasi merupakan hal baru bagi saya. Pembelajaran yang saya ikuti memberikan banyak pengetahuan dan pemahaman tentang kebutuhan belajar siswa meliputi kesiapan belajar, minat, dan profil belajar, serta cara-cara menganalisisnya. Selain itu, saya juga mendapatkan pemahaman mengenai strategi diferensiasi, meliputi diferensiasi konten, proses, dan produk. Meskipun selama ini saya pernah melakukan kegiatan pembelajaran di kelas yang saya rasa bisa mengakomodasi kesiapan belajar siswa yang berbeda-beda, tetapi hal itu masih mengandung miskonsepsi pembelajaran berdiferensiasi. Melalui modul 2.1 Pembelajaran Berdiferensiasi, saya mendapat pemahaman yang utuh tentang pembelajaran berdiferensiasi.
Harapan saya kedepannya semoga dengan adanya pembelajaran berdiferensiasi ini, saya dapat memperbaiki perencanaan dan penerapan pembelajaran berdiferensiasi sesuai kebutuhan belajar siswa.
Komentar
Posting Komentar